Masalah Transportasi Daring, Ketegasan Pemerintah Diharapkan

Ketegasan pemerintah diinginkan berkaitan masalah transportasi dalam jaringan (on-line). Satu diantaranya tentang aplikasi pajak.

Seperti launching yang di terima Kompas. com hari ini, pengamat transportasi Agus Pambagio mengingatkan ihwal pajak ini. Perusahaan taksi konvensional memikul pajak. Hal yang sama saja mesti dipakai pada taksi on-line. ” Bila tidak dipakai pajak, dari tempat mana negara peroleh pendapatan. Sesaat, operator taksi on-line telah berikan faedah, ” katanya. (Baca : Masih tetap Selalu Di cari Formulasi Pajak Transportasi Daring)

Terlebih dulu, pada Kamis (21/9/2017) Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Angkutan Darat (Sekjen DPP Organda) Ateng Aryono mempertanyakan problem pajak atas taksi on-line ini. Menurut dia, perusahaan taksi konvensional terimbas taksi dalam jaringan. ” Beberapa perusahaan taksi resmi telah ada yang mati, ” tuturnya. (Baca : Pengamat Ingatkan Taksi Daring Mengangkut Manusia)

Belum juga diaturnya taksi daring, untuk Ateng, buat potensi pemasukan negara dari pajak dapat menguap. ” Apakah itu PPn (Pajak Bertambahnya Nilai), PPh (Pajak Pendapatan), ataupun pajak untuk daerah, ” ucapnya. (Baca : Pembenahan Taksi Daring dari Kwalitas Service)

Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan masih tetap merevisi pada Ketentuan Menteri Perhubungan Nomor 26/2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. (Baca : Revisi Permenhub Masih tetap Selalu Jalan)

Pertemuan Menteri Transportasi, Pemerintah Mengharapkan dapat Tarik Ketertarikan Investasi Rp 40 Triliun

Pemerintah mengharapkan dapat menarik investasi sebesar Rp 30 triliun-Rp 40 triliun dalam acara pertemuan Menteri Transportasi Asia-Eropa ke-4 (The 4th Asia-Europe Meeting- Transport Minister Meeting/ASEM-TMM) pada 26-28 September 2017 yang di gelar di Bali.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan dalam moment itu, pemerintah juga akan tawarkan sekitaran 12 project infrastruktur.

Project-proyek itu beberapa besar yaitu pelabuhan untuk mensupport konektivitas barang. Diluar itu, ada pula project yang lain seperti bandara.

” Kami ambil gagasan jadikan acara ini tidak cuma untuk pertemuan. Kami akan lakukan one on one meeting, termasuk mengulas investasi, ” kata Menhub, Senin (25/9/2017).

Sebagian project infrastruktur yang juga akan di tawarkan salah satunya yaitu Makassar New Port dengan nilai investasi Rp 7, 7 triliun. Lalu New Priok Port Development Product Terminal (730 juta dollar AS), pelabuhan Kijing step 1 (382 juta dollar AS, pelabuhan Sorong-Seger (180, 5 juta dollar AS), dan kanal Cikarang (374 juta dollar AS).

Untuk bidang penerbangan, Kemenhub juga akan tawarkan investasi pengembangan Bandara Kualanamu Sumatera Utara sejumlah Rp 20 triliun. Lalu Bandara Internasional Lombok dengan nilai investasi Rp 1, 79 triliun.

Menurut Budi Karya, telah terdapat banyak calon investor yang menyebutkan minatnya untuk masuk ke infrastruktur yang di tawarkan itu.

” Pelabuhan Kuala Tanjung juga kami menawarkan. Untuk pelabuhan itu, telah ada investor dari China serta Belanda yang menyebutkan minatnya, ” kata Menhub.

Related Post "Masalah Transportasi Daring, Ketegasan Pemerintah Diharapkan"

Startup Indonesia Jadi Tujuan Investasi Perusahaan Tehnologi Terkenal
Investor-investor terkenal, seperti Expedia serta Alibaba, memompa
Tips Untuk Berinovasi Bisnis Bakery Anda
Tips Untuk Berinovasi Bisnis Bakery Anda Model
Tips Sukses Jadi Reseller dan Dropshipper
Tips Sukses Jadi Reseller dan Dropshipper, Tersebut
Tips Menjadi Sebagai Wiraswasta
Bila Anda seseorang entrepreneur atau wiraswasta, maksud

Leave a reply "Masalah Transportasi Daring, Ketegasan Pemerintah Diharapkan"